Sabtu, 10 Juli 2021

Review saya terhadap Video game "Vambrace : Cold Soul"

Pertama-tama saya bukan seorang professional dalam mereview  sebuah video game. akan tetapi saya akan menyampaikan pendapat saya tentang Video game ini.

 

Game keluaran Devespresso Games asal korea selatan bernama “Vambrace : Cold Soul” yang direlease pada 28 Mei 2019 membuat penulis tertarik untuk mencoba video game ini yang katanya terinspirasi dari game RPG roguelite bernama “Darkest Dungeon”.

 

Vambrace : Cold Soul berawal dari kisah seorang wanita bernama Evelia Lyric yang berpetualang mencari kebenaran yang dituliskan oleh ayahnya. Berbekal dengan jurnal dari ayahnya dan vambrace yang ditinggalkan oleh ayahnya Lyric berpetualang melalui Samudra dan Benua untuk mencari kebenaran tentang Ayahnya yang dimana Lyric tidak pernah bertemu dengan ayahnya sejak masih kecil. Hingga suatu Ketika Lyric sampai ke kota yang ditinggalkan yaitu “icenaire” tempat tinggal para kurcaci (dwarf), kota ini tidak dikenal terkutuk dikarenakan kota ini dikelilingi oleh bongkahan Es yang bila seseorang menyetuhnya dia akan menyatu menjadi es.

 

Namun berkat kekuatan misterius dari Vambrace yang ditinggalkan oleh ayahnya, dia dapat menghilangkan kutukan dari tembok es tersebut dan masuk ke kota Icenaire walaupun pada akhirnya lyric ditemukan tak sadarkan diri oleh orang-orang yang selamat (survivor) disini Lyric dibawa ke Dalearch tempat orang-orang yang selamat/bertahan tinggal.

 

Seperti yang sudah saya sebutkan game ini sangat terinspirasi dari video game Darkest Dungeon, diawali dengan kisah misterius disuatu tempat/daerah dengan tampilan permainan side-scrolling namun ditampilkan Klasik khas RPG. Satu hal yang membedakan adalah cara penceritaannya yang sebagian besar bergaya visual novel. Sehingga secara tidak langsung game ini berikan kesan yang cukup modern namun tetap klasik disaat bersamaan.

 

Kamu akan menyusun sebuah tim berisikan 4 orang, kemudian melakukan ekspekdisi ke tempat-tempat yang menjadi objektif utamamu, dan tentunya melawan berbagai jenis musuh selama diperjalanannya. Dan seperti game Rogue-lite pada umumnya, game ini hadirkan fitur permanent-death, isi dungeon yang procedurely generated (loot, jebakan, random event dsb.), serta manajemen sumber daya yang sangat terbatas, namun tidak mempunish kamu secara besar karena setiap tim terdapatkan 3 orang asing yang bisa kamu atur dan 1 karakter tetap yaitu lyric dimana dalam game ini lyric tidak akan permanent-death jika point HP nya mencapai nol.

Kamu dapat merekrut berbagai karakter dengan kelas yang berbeda-beda, ada yang fokus untuk menyerang, bertahan, seimbang atau full support. Tiap karakter juga memiliki satu kemampuan dasar yang sebagian besar untuk menyerang, dan satu kemampuan khusus yang memerlukan status Flourish yang harus dipenuhi dengan serangan dasar, bertahan atau beberapa interaksi lainnya. Hal ini tentu berikan sedikit elemen taktis bagi pemain untuk mengeluarkan kemampuan Flourish tersebut disaat yang tepat.

Sebagian besar yang dikatakan cukup mirip dengan Darkest Dungeon adalah mekanisme pertempurannya. Salah satunya yang mungkin sangat terlihat adalah hadirnya status Vigor. Dimana status tersebut cukup mirip dengan status Stress dalam Darkest Dungeon, dimana jika status tersebut habis maka karaktermu akan mati walau masih memiliki HP yang banyak. Dan sama seperti Darkest Dungeon, game ini juga miliki sistem Camp untuk me-restore kembali meteran status Vigor maupun HP karakter-karaktermu.

Namun, meski game ini terlihat seperti Darkest Dungeon yang kita tahu, game ini justru masih terlalu dangkal dan tidak terlihat seperti Darkest Dungeon, salah satunya adalah game ini kurangnya variasi skill dari tiap karakter, kemudian lyric yang tidak dapat kita lepas/keluarkan dari party dan wajibkan menggunakannya sementara hal yang paling disuka dari pemain darkest dungeon yaitu mengubah build atau kombinasi class dari party. Musuh disini bagi saya sama sekali tidak terlalu mempunish/menghukum player, boss yang tidak mekaniknya masih kurang.

Meski begitu Art/Seni yang dibawa oleh Vambrace : Cold Soul sangatlah keren dan indah. Membawakan atmosfer horror baik, dan music yang cukup untuk video game bertema gothic ini.

Overall Penulis akan menilai video game ini : 7.9 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar